Pencarian Korban Tenggelam di Curug Sri Rahayu Terus Berlanjut

Ruangoubliknews.com. Pemerintah Kabupaten Way Kanan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Way Kanan hingga Kamis (23/07/2026) masih terus melanjutkan upaya pencarian terhadap seorang remaja putri yang dilaporkan tenggelam di kawasan Wisata Curug Sri Rahayu, Talang Blawor, Kampung Madang Jaya, Kecamatan Rebang Tangkas.

Operasi pencarian dipimpin langsung oleh Kepala BPBD Kabupaten Way Kanan, Sufrianto, S.A.N., bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, aparat kecamatan, pemerintah kampung, relawan, serta masyarakat setempat. Sejak menerima laporan kejadian, tim gabungan terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi dengan mengedepankan keselamatan personel mengingat kondisi cuaca yang kurang bersahabat.

Korban diketahui bernama Winda Sulastri (17), warga Sri Mukti, Kampung Lebak Peniangan, Kabupaten Way Kanan.

Peristiwa terjadi pada hari Rabu (22/07/2026). berdasarkan informasi yang dihimpun petugas, korban bersama sebelas rekannya, terdiri dari enam perempuan dan lima laki-laki, berangkat menuju Curup Sri Rahayu sekira pukul 14.15 WIB dan tiba di lokasi sekira pukul 14.53 WIB.

Sekira pukul 15.30 WIB, korban diduga tenggelam saat berada di kawasan aliran air terjun. Berdasakan keterangan saksi, korban berada di bagian belakang rombongan. Rekan-rekannya baru menyadari korban tidak lagi berada di belakang mereka ketika hendak melanjutkan aktivitas di lokasi wisata.

Setelah Mendapat  laporan , BPBD Kabupaten Way Kanan segera mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) menuju lokasi untuk melakukan asesmen sekaligus melaksanakan operasi pencarian bersama unsur terkait dan masyarakat.

Kepala BPBD, Sufrianto, mengatakan bahwa hingga hari ini proses pencarian masih terus dilakukan meskipun menghadapi kendala cuaca.

“Sejak menerima laporan pada Rabu sore, Tim Reaksi Cepat BPBD bersama unsur terkait dan masyarakat langsung melakukan pencarian terhadap korban. Hingga hari ini proses pencarian masih terus berlangsung. Kondisi hujan di lokasi menjadi tantangan tersendiri, namun seluruh personel tetap berupaya maksimal dengan mengutamakan keselamatan petugas selama operasi pencarian berlangsung,” ujar Sufrianto.

Pemerintah Kabupaten Way Kanan mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan wisata alam, khususnya di lokasi air terjun maupun sungai, terutama pada musim hujan yang berpotensi meningkatkan debit dan arus air secara tiba-tiba.

Pemerintah Kabupaten Way Kanan juga mengajak masyarakat untuk mengikuti arahan petugas di lapangan serta meningkatkan kewaspadaan saat berwisata di kawasan perairan guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa.

Hingga berita ini diterbitkan, Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Way Kanan bersama tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban. Pemerintah Kabupaten Way Kanan akan terus memantau perkembangan operasi pencarian dan menyampaikan informasi terbaru kepada masyarakat sesuai hasil di lapangan.(Silvia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *